Manfaat Cokelat Hitam Bagi Kesahatan Jantung Dan Anti-Oksidan Dalam Tubuh

Manfaat dari cokelat hitam bagi kesehatan sedang di teliti lebih lanjut dalam banyak studi, terutama manfaat nya bagi kesehatan jantung yang dahulu masih dipertanyakan. Namun dalam sebuah studi terbaru membuktikan cokelat hitam mampu memproduksi senyawa anti – inflamasi ketika terfermentasi bersama bakteri dalam usus yang menjadi nutrisi yang baik untuk kesehatan jantung.

Para peneliti dalam sebuah pertemuan American Chemical Society di Dallas, Texas pada Maret 2014 memecahkan misteri tentang manfaat Cokelat Hitam dengan menggunakan sebuah tabung reaksi yang dimodifikasi seperti simulasi proses pencernaan manusia. Dalam simulasi proses pencernaan tersebut para peneliti menemukan molekul panjang yang disebut polimer polifenol yang tetap berada dalam saluran pencernaan. Molekul-molekul yang tersisa terlalu besar untuk melintasi dinding usus dan digunakan sebagai nutrisi. Molekul-molekul besar ini terus melintasi usus sepanjang saluran pencernaan sampai menemukan kumpulan mikroba penghuni usus besar manusia, dimana jika molekul dan mikroba ini bertemu maka akan mengekstrak nutrisi tambahan.

Setelah terekstraksi makan molekul-molekul tersebut menjadi lebih kecil dan dapat diserap oleh dinding usus dan digunakan oleh tubuh. Nutrisi yang terserap tersebut termasuk anti-inflamasi yang berfungsi untuk mencegah dan menunda timbulnya beberapa penyakit jantung yang berhubungan dengan peradangan. Dalam beberapa studi kecil juga ditemukan manfaat kesehatan dari cokelat hitam yang dilakukan beberapa tahun terakhir ini dan telah membuktikan bahwa cokelat hitam dapat membuat pembuluh darah membesar karena tekanan darah menjadi lebih rendah. Namun manfaat seperti ini tidak ditemukan dalam cokelat putih dan susu.

Masih belum jelas mengapa terjadi perbedaan seperti ini, namun peneliti lebih berfokus pada interaksi anti-oksidan flavanol. Para peneliti menyimpulkan bahwa flavanols berperan karena tidak dapat dicerna langsung oleh tubuh sebelum terjadi proses dengan mikroba dalam usus. Substansi ini lebih meningkat ketika bubuk kakao cokelat terfermentasi bersama serat makanan yang naik sekita 30 persen. Para peneliti kesehatan merekomendasikan dua sendok makan bubuk kakao cokelat hitam setiap hari untuk menghasilkan efek yang menguntungkan terhadap tubuh.