Para penggemar durian tentu tak asinh dengan cita rasa durian Medan. Malah, ada yang mengatakan belum lengkap jika tak mencicipi kuliner yang satu ini jika datang ke Medan.

Nama durian Medan memang telah melambung di kalangan wisatawan. Durian Medan enak dimakan langsung maupun diolah menjadi bermacam panganan seperti pancake ataupun eskrim.

Durian Medan adalah satu dari sekian nama durian yang ada di Indonesia. Namun durian Medan tetap mempunyai ciri khas dari rasanya yang legit dan pahit sehingga mempunyai tempat di hati penggemarnya.

Berbeda dari durian Monthong yang merupakan buah impor dari Thailand, durian Medan lebih kecil dari segi ukuran.

Selain itu, daging buah durian Monthong yang berukuran besar dan aromanya yang menyengat tidak begitu disukai masyarakat.

Durian Monthong bisa mencapai 3-4 kilogram per buah. Warnanya tampak kekuningan dan aromanya yang menyengat.

Ketika dibuka, daging Durian Monthong cenderung besar, berwarna kekuningan dan tebal. Ketika melesat di lidah, rasa manisnya begitu kentara, jika Anda mendapatkan jenis buah yang matang.

Sementara durian Medan merupakan jenis paling populer di antara jenis durian lokal lainnya. Bahkan kini banyak kuliner hasil olahan Durian Medan seperti pancake durian, es krim dan sop durian.

Cita rasanya yang manis legit dengan ukuran tak terlalu besar menjadi alasannya.

Seluk Beluk Durian Medan

Jika dilihat dari namanya, durian Medan dianggap berasal dari kota Medan. Padahal tidak demikian, durian Medan itu berasal dari beberapa wilayah di Sumatera Utara yang memang kondisi alamnya banyak ditumbuhi oleh pohon durian.

Sedangkan kota Medan merupakan Ibu Kota dari Provinsi Sumatera Utara. Memang sih wajar saja jika durian di wilayah Sumatera Utara di kenal dengan nama Durian Medan.

Beberapa wilayah yang menjadi sumber atau surganya durian Medan di Sumatera Utara adalah sebagai berikut.

– Kecamatan Sidikalang

– Kabupaten Nias

– Kabupaten Langkat

– Kota Pematang Siantar

– Kecamatan Kabanjahe

– Kota Sibolga

– Kecamatan Bahorok

– Kecamatan Bandar Pasir Mandoge

– Kota Padang Sidempuan
dan beberapa wilayah lainnya.

Berikut ini kami ulas alasan kenapa durian Medan itu istimewa.

Durian Medan nyaris ada sepanjang tahun. Memang di beberapa lokasi yang kami sebut di atas hampir tidak ada yang sama waktu musimnya. Namun yang paling banyak memang dari wilayah Kecamatan Sidikalang.

Harga Durian Medan murah, jika dibanding durian impor seperti montong dan sejenisnya yang dikenal mahal.
Rasanya mantap! Inilah yang menjadi alasan terkuat kenapa durian Medan dikenal oleh hampir semua masyarakat di Indonesia.

Asli hasil bumi Indonesia. Durian Medan umumnya tumbuh dan dirawat oleh masyarakat di pedesaan terutama yang berada di dataran tinggi Sumatera Utara.

Pohon-pohon durian yang ada dirawat sedemikian rupa secara alami, tanpa rekayasa ilmiah. Sedangkan durian yang saat ini kita kenal ada yang namanya durian montong, durian warna-warni, dan sebagainya, sejauh yang kami tahu durian-durian tersebut sudah tercampur dengan hasil rekayasa kimia dalam penanaman dan pembudidayaannya.