Peristiwa pembunuhan sadis seringkali tak terungkap karena analisis yang salah. Tak jarang kejadian yang divonis sebagai kecelakaan justru merupakan pembunuhan berencana yang pelakunya tidak terendus kepolisian.

Di beberapa kasus, pembunuhan justru terungkap karena bantuan dari arwah korban.

Arwah yang tidak tenang sebelum pembunuhnya diadili memunculkan diri dan memberi pentunjuk pada orang yang dianggapnya bisa membantu.

Nah ada beberapa kasus yang justru diungkap oleh arwah melalui keluarga dan orang dekatnya. Mereka menyampaikan pesan lewat mimpi atau menampakkan diri secara langsung.

Kasus Frederick Fisher

Frederick Fisher adalah seorang petani Australia yang meninggal pada 1826.

Awalnya, Frederick menghilang tanpa jejak di desanya. Tak ada tau dia pergi kemana.

Kemudian, tetangganya yang bernama George Worrall yang dikenal sebagai sosok yang ramah tapi sangat pendiam tiba-tiba melambaikan bendera merah kepada warga tanda ada orang meninggal.

Empat bulan berlalu, hantu Fisher mulai gentayangan. Suatu hari ada seorang pria bernama John Farley tengah berjalan sendirian. Hari itu ia kaget karena penampakan hantu yang mengarahkannya menuju aliran sungai.

Tak lama berjalan, hantu itu lenyap dan Farley melihat ada sesosok mayat tergeletak dengan kondisi berdarah dan babak belur.

Ternyata, George-lah pembunuh Fisher. Pria itu mengaku telah membunuh korban karena ingin memiliki lahan pertanian milik Fisher.

Kasus Maria Marten

Kisah ini lumayan menyeramkan. Seorang wanita bernama Maria Marten menghilang. Dan tiba-tiba ada surat untuk keluarganya bahwa ia pergi dengan pria pilihannya.

Awalnya pihak keluarga tak curiga dengan kondisi ini. Kemudian ibu tirinya, Ann mengalami mimpi buruk.

Ia merasa seperti diberi petunjuk. Setelah bersikeras membujuk sang suami, akhirnya Ann langsung pergi ke sebuah gudang merah sesuai dengan mimpi yang ia alami.

Ternyata ia melihat ada jasad Maria diantara lumbung padi yang menumpuk di gudang tersebut.

Dan pembunuhnya adalah William Corder kekasih Maria.

Pihak berwajib menjatuhi hukuman gantung kepada Corder karena terbukti bersalah dari bekas tangannya pada tubuh Maria.

Zona Heaster Shue

Di musim dingin tahun 1897, Zona Heaster Shue seorang perempuan asal Greenbrier Country, West Virginia dilaporkan meninggal dunia karena kecelakaan.

Hal itu merujuk pada hasil otopsi yang sudah dilakukan.

Selama empat hari berturut-turut, hantu Zona selalu menemui ibunya dan menjelaskan kematiannya bukan karena kecelakaan.

Hantu itu mengungkapkan, pelaku pembunuhan tersebut adalah ayahnya sendiri yang bernama Edward Stribbling Trout Shue.

Mengetahui petunjuk tersebut, tim dokter melakukan otopsi ulang dan melihat ada bekas luka di bagian leher.

Ternyata Zona tewas dengan kondisi patah leher. Akhirnya, Edward dinyatakan bersalah atas pembunuhan Zona dan dihukum seumur hidup.

Namun, baru tiga tahun menjalani hukuman, Edward meninggal karena penyakit yang dideritanya.

Teresita Basa

Pada tanggal 21 Februari 1977 terjadi kebakaran hebat di sebuah apartemen. Mereka menemukan jasad perempuan berusia 47 tahun dalam kondisi hangus terbakar.

Setelah diidentifikasi jasad tersebut bernama Teresita Basa. Hal yang membuat kaget adalah penemuan sebilah pisau yang masih tertancap di bagian dada Teresita.

Polisi sulit mengungkap kasus pembunuhan ini karena keterbatasan bukti.

Sementara itu, hantu Teresita Basa menampakkan diri ke hadapan sahabatnya yang bernama Dr Jose Chua dan Istrinya Remy. Saat menampakkan diri, hantu tersebut menjelaskan bahwa ia dibunuh oleh seorang pria bernama Allan Showery yang juga mencuri beberapa perhiasan miliknya.

Setelah diselidiki, polisi benar-benar menemukan perhiasan curian tersebut di kediaman Allan.

Catherine Ballesteros

Jasad Catherine Ballesteros ditemukan dalam kondisi berdarah karena ditikam. Saat diselidiki, ditemukan bercak darah dan sidik jari di gagang pintu, tetapi polisi nggak menemukan petunjuk apa pun. Tiba-tiba hantu Catherine datang dan memberi petunjuk.

Arwah wanita itu bergentayangan di antara orang-orang yang melayat ke rumahnya. Saat itu sang ibu mendengar bisikan Catherine dan mengatakan ‘Baba…Baba…”

Ternyata, ada salah satu pelayat yang bernama Ryan Baba Viscarra. Ibu Catherine mencurigai pria itu dan memberi tahu polisi tentang firasatnya.

Saat diselidiki terkait sidik jari dan darah, Ryan Baba terbukti bersalah dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Itulah beberapa kasus pembunuhan yang terpecahkan berkat petunjuk arwah.